Monthly Archives: April 2018

Dinilai Tak Wajar, Utang Indonesia Mencapai Tembus Rp 4.000 T!

Sebagai sebuah negara berkembang dengan total lebih adari 200 juta jiwa penduduk, Indonesia memang memiliki anggaran nasional yang fantastis. Pembangunan infrastruktur di mana-mana dan kebutuhan untuk rakyat, memicu utang pemerintah yang menembus angka Rp 4.034,8 triliun sampai Februari 2018.

 

Dengan nilai luar biasa fantastis itu, utang ini ternyata naik 13,46% jika dibandingkan dengan utang Indonesia pada Februari 2017.detikFinance melansir bahwa sebagian besar utang berbentuk rupiah sebesar 59% dan sisanya yakni 41% berbentuk valuta asing (valas). Melalui angka itu terungkap bahwa rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 29,24%. Nilai rasio utang itu masih jauh di bawah batas minimal yang diizinkan UU Keuangan Negara, sementara nilai maksimal PDB adalah 60%.

 

Menurut Dradjad H Wibowo selaku ekonom senior Institut Perbanas, posisi utang Indonesia masih dalam kategori aman secara makro ekonomi. Hanya saja jika dilihat dari sisi penerimaan negara, ternyata kurang aman karena dianggap sebagai beban sangat berat dalam alokasi APBN.Namun di antara anggota G-20, Indonesia jadi negara dengan PDB terendah kedua setelah Rusia yang cuma mencatat 12,6%.Sementara itu PDB tertinggi dicatat negara-negara maju seperti Jepang (250,4%), Italia (131,5%) dan Amerika Serikat (104,5%). PDB Indonesia juga jauh di bawah India (69,5%) dan China (46,2%).

 

Meskipun dibandingkan negara G-20, utang Indonesia masih relatif kecil, hal itu bukan jadi tak ada masalah. “Rasio utang pemerintah masuk kategori aman jika mampu membayar pinjaman jatuh tempo baik pokok atau bunga. Di Indonesia, tiga sumber untuk membayar utang itu dari aset dan tabungan pemerintah, penerimaan pemerintah (pajak atau non pajak)  dan utang baru. Tetapi rasio pajak Indonesia masih di level 11-12%, terendah di antara negara anggota G-20 dan di dunia,” ungkap Dradjad.

 

Utang Luar Negeri Pemerintah Sentuh Rp 771 T

 

Dradjad menyebutkan jika penerimaan negara dari pajak dan bukan pajak pada 2017 mencapai Rp 1.660 triliun yang 31% di antaranya habis untuk membayar pokok dan utang. Tak heran kalau akhirnya pemerintahan Jokowi menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai program andalan. Pada 2018, anggara infrastruktur mencapai Rp 409 triliun, jauh lebih kecil daripada pembayaran pokok dan bunga utang 2017 yang menyentuh Rp 510 triliun.

 

Dengan PDB yang terus meningkat, pemerintah saat ini memberikan beban utang lebih berat pada pemerintah berikutnya. Tak heran kalau akhirnya pinjaman luar negeri Indonesia mencapai Rp 771,6 triliun. Melalui Erwin Ginting selaku Kepala Subdirektorat Perencanaan dan Strategi Pembiayaan DJPPR Kemenkeu, Jepang, Jerman, Prancis, Korea Selatan, China dan Amerika Serikat adalah pemberi utang luar negeri Indonesia. Sedangkan para pemberi utang tetap adalah World Bank, Bank Pembangunan Asia (ADB) dan Bank Pembangunan Islam (IDB).

 

Utang Indonesia Meroket, DPR RI Minta Dua Hal

 

Melihat jumlah utang, ternyata pertumbuhan ekonomi dewa poker Indonesia hanya ada di kisaran 5%. Menurut Enny Sri Hartati selaku Direktur INDEF, Indonesia harus bisa pertumbuhan ekonomi minimal di atas 6% supaya punya modal kuat. Lepas dari itu, tingginya utang pemerintah sampai membuat Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet angkat bicara. Politisi partai Golkar ini meminta agar BI terus menjaga kelancaran sistem pembayaran utang.Tak hanya itu saja, Bamsoet juga berharap pemerintah memperkuat cadangan devisa, terutama dari kegiatan ekspor untuk memperbaiki rasio utang luar negeri supaya ketahanan ekonomi domestik terjaga.

Real Madrid Tetap Bakal Hormati Barcelona Meskipun Tak Ada Guard of Honour

Sergio Ramos, kapten Real Madrid, menegaskan tetap akan menghormati Barcelona walaupun nantinya mereka tak melakukan Guard of Honour di pertandingan bergengsi El Clasico. Barcelona sekarang ini ada di posisi puncak klasemen sementara dengan poin sebanyak 79. Pasalnya, poin yang mereka dapatkan unggul 11 buah poin atas Atletico Madrid yang berada di posisi kedua.

Apabila nanti Barcelona sukses mengamankan titel La Liga sesaat menjelang laga El Clasico, Zinidine Zidane, sang pelatih telah menegaskan bahwa Los Blancos tidak akan melakukan guard of honour.

Tak Akan Lakukan Guard of Honour

“Tak menampilkan guard of honour bukan berarti kami tak menghormati Barcelona. Saya sudah selalu mengatakan bahwa kami melakukan apa yang dikatakan pelatih pada kami,” ungkap Ramos dilansir dari CNN Indonesia.

Ramos juga menganggap guard of honour bukanlah sebuah hal yang pantas menjadi perdebatan berlarut-larut. Isu tersebut sudah mencuat semenjak beberapa bulan yang lalu. “Tentu saja public terlalu memberikan nilai pada guard of honour. Apabila bos kami berkata kalau kami tidak akan melakukannya, maka kami pun harus menghormati keputusan itu,” lanjut mantan pemain togel online terpercaya Sevilla tersebut.

Dengan kondisi perbedaan sebanyak 11 poin dengan Atletico Madrid, Blaugrana sendiri memiliki peluang memastikan gelar lebih cepat lagi, sebelum di pekan ke-36 yang menjadi jadwal El Clasico digelar. real Madrid dan Barcelona sekarang ini juga masih berjuang dan bersaing guna berburu trofi Liga Champions. Kedua jagoan asal Spanyol tersebut memiliki peluang yang besar bisa lolos ke babak semifinal seiring dengan keberhasilan mereka bisa menang di leg pertama babak perempat final pada ajang Liga Champions.

Barcelona sendiri menang atas AS Roma dengan skor 4-1 di Camp Nou, sementara Juventus bisa mencuri kemenangan 3-0 di kandang Juventus.

Masih Sakit Hati?

Real Madrid sendiri pasalnya memiliki suara bulat tentang pemberian Guard of Honour untuk Barcelona apabila telah resmi menyandang status juara di Liga Spanyol di laga El Clasico pada tanggal 6 Mei 2018 mendatang.

Sergio Ramos kembali lagi mengungkapkan bahwa timnya tidak akan memberikan guard of honour atau disebut juga pagar kehormatan meskipun tim besar, Barcelona, telah berstatus juara ketika kedua tim bertemu. sekali lagi ia menegaskan memang mereka tidak akan memberikan pagar penghormatan tersebut, bukan berarti tidak menghormati Barcelona sendiri/

Ia dan rekan-rekan satu timnya, menurut Ramos, hanya mengikuti perintah dari sang pelatih, Zinedine Zidane. Zidane memang sebelumnya sudah menyataka bahwa Real Madrid tak akan memberikan Guard of Honour atau pagar penghormatan pada pemain-pemain Barcelona. “Saya tak mengerti tentang Guard of Honour dan hal itu tidak akan terjadi pada laga nanti meskipun sekarang ini kita masih jauh dari akhir musim,” ungkap Zidane menegaskan sekali lagi.

Rupanya Zidane masih sakit hati dengan keputusan dari Barcelona yang merusak tradisi guard of honour pada tahun yang lalu. Barcelona memang saat itu menolak untuk memberian guard of honour untuk Real Madrid ketika kedua tim bertemu pada laga El Clasico di bulan Desember tahun lalu.

Padahal saat itu, jelas Real Madrid baru saja meraih gelar juara Piala Dunia Antarklub 2017. Ini lah yang disinyalir para pecinta sepak bola serta pengamat sepak bola tentang keputusan Real Madrid, khususnya Zinedine Zidane tentang tak akan memberikan guard of honour pada Barca.

Fix, Film Harley Quinn Akan digarap Sutradara Wanita, Cathy Yan

Sutradara wanita yang memiliki keturunan Asia, Cathy Yan, akhirnya terpilih untuk menggarap film solo Harley Quinn. Film tersebut dibuat berdasarkan komik berjudul Birds of Prey dan masih juga dibintangi oleh Margot Robbie.

Sebelumnya, Robbie sempat mengaku bahwa perusahaan yang ia miliki yakni LuckyChap akan mengerjakan proyek film lepasan dari Suicide Squad itu.

Yan adalah mantan jurnalis Wall Street Journal yang memulai debut filmnta dengan film Dead Pigs yang ada di Festival Film Sundance.

Dengan terpilihnya sutradara wanita ini, maka ia pun menjadi sutradara  perempuan yang kedua yang mana direkrut DC untuk menggarap film yang berdasarkan karakter komik tersebut setelah Petty Jenkins yang menyutradarai Wonder Woman.

Yan juga menjadi sutradara keturunan Asia pertama yang mampu memimpin sebuah film yang menjadi bagian dari DC Comics Universe.

Calon penulis naskah Batgirl, Christina Hodson pun telah terpilih untuk menjadi penulis kiah badut cantik, Harley Quinn tersebut. Sebelumnya pihak studio juga mempertimbangkan sejumlah pilihan lainnya untuk memuat karakter Harley Quinn termasuk juga Suicide Squad.

Beberapa sumber juga mengatakan bahwa naskah film solo yang digarap oleh Yan ini masih dalam proses pengerjaan. Yan sendiri lebih cenderung mulai turun tangan saat skenarionya sudah selesai digarap.

Proses produksinya diperkirakan bakal dimulai pada akhir tahun ini setelah Margot Robbie menyelesaikan proyek filmnya garapan Quentin Tarantino, Once Upon a Time in Hollywood.

Di sisi yang lainnya, proyek sekuel dari film Suicide Squad yang masih juga menayangkan sosok Harley Quinn ini akan mulai proses produksinya pada tahun 2018.

Dilansir dari CNN Indonesia bahwa Gavin O’Connor adalah sosok yang didaulat untuk menulis naskah sekuel soal geng dewa poker online penjahat-penjahat DC itu. Akan tetapi ia disebut-sebut berada di tahap negosiasi untuk menjadi sutradara film yang akan menggandeng Will Smith dan juga Jared Leto sebagai bintangnya.

Proses Penggarapan

Film spin-off dari Harley Quinn ini dikabarkan tengah memasuki proses penggarapan. Setelah Cathy Yan mengonfirmasi bahwa dirinya resmi menjadi sutradara dari film ini, ia berhasil menjadi sutradara Asia perempuan pertama di dunia superhero milik DC.

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa kemungkinan proses produksinya bersama dengan pemeran Harley Quinn, Margott Robbie akan dimulai tahun ini dan kemungkinan akan dimulai bulan September 2018.

Cathy Yan sendiri adalah penulis skenario, sutradara serta produser film. Sebelumnya ia juga pernah bekerja sebagai seorang reporter untuk Wall Street Journal yang ada di New York, Beijing dan Hong Kong sebelum dirinya beralih ke dunia pembuatan film. Yan pun pernah menjadi penulis naskah sekaligus sutradara dari film yang berdurasi pendek, Dead Pigs. Wanita bertalenta ini memulai debutnya di Shanghai.

Alur cerita yang dibawa di dalam film Harley Quinn ini dikabarkan akan berfokus pada sosok Harley Quinn dan juga teman-temannya satu gank dan semuanya perempuan.

Namun sampai saat ini belum ada konfirmasi tentang karakter apa saja yang bakal turut meramaikan film Harley Quinn ini. Akan tetapi ada rumor yang mengatakan bahwa karakter Black Canary dan Poison Ivy bakal tampil di film ini.

Keterlibatan Yan sebagai sutradara perempuan ini pasalnya tak lepas dari pengaruh Robbie yang menginginkan keterlibatan talent perempuan di dalam film yang dibintanginya itu. Lebih-lebih lagi film spin off ini juga diproduksi oleh rumah produksi miliknya yakni LuckyChap Entertainment.