Daily Archives: May 1, 2019

Film-Film Eropa dan Indonesia di Europe on Screen 2019

Deskripsi singkat: Film-film yang ditayangjan di Europe on Screen 2019 tidak hanya film Eropa, melainkan Indonesia juga yaitu Arini (2018) dan The Gift (2018).

Film-Film Eropa dan Indonesia di Europe on Screen 2019

Festival Film Europe on Screen (EoS) 2019 berlangsung dari tanggal 18 sampai 30 April 2019. EoS yang mana berkunjung ke 8 kota di seluruh Indonesia tersebut menghadirkan 101 buah film kontemporer dari sebanyak 27 negara Eropa dan 2 film Indonesia.

Tayangkan Film-Film Kece Eropa

Charles-Michel Geurts, Wakil Kepala Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, menyampaikan EoS merupakan perayaan film untuk memperkenalkan kebudayaan Eropa. Festival ini mempunyai tujuan mendekatkan film-film Eropa pada masyarakat Indonesia. “Kami juga ingin mempromosikan kerja sama antara Eropa dan Indonesia, khususnya di bidang industry kreatif,”ungkapnya melalui pernyatan resmi.

EoS 2019 ini sendiri khusunya memberikan focus pada pelestarian lingkungan hidup togel singapore dengan mendedikasikan sub-segmen khusus dengan judul #OurLand yang menampilkan 4 film documenter pendek. Untuk kali pertamanya EoS mempunyai segmen restrospektif dan desain juga. Konten itu dihadirkan dalam merangka merayakan ulang tahun ke-100 sekolah seni dan desain Bauhaus di Jerman.

Segmen retrospektif #Bauhaus100 sendiri menayangkan Bauhaus Spirit, film documenter yang mana dibuat secara khusus untuk sekolah itu. Ada juga pemutaran rekaman arsip karya dan juga pameran instalasi tentang Bauhaus di Goethe-Institut Jakarta yang dimulai tanggal 19 April 2019 lalu.

Di penyelenggaraannya tahun sebelumnya, EoS menyambangi 6 kota yang lainnya yaitu Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, Medan, Denpasar dan Bandung. Tahun ini, EoS hadir untuk kali pertamanya di 2 kota tambahan yaitu di Tangerang dan Bekasi. Pemutaran film ini pasalnya berlangsung di pusat-pusat kebudayaan, termasuk juga Erasmus Huis, Instituto Italiano di Cultura, Goethe-Institut, Komunitas Salihara, Institut Francais dÍndonesie dan masih banyak lokasi lainnya. Ada juga layar tancap yang mana menampilkan film yang ramah keluarga.

Film Yang Tayang di Eos, Film Indonesia Juga Ada

Film pembuka yang ditampilkan di ajang EoS 2019 ini adalah film thriller yang dibuat oleh sineas Denmark berjudul The Guilty. Sinema arahan Gustav Moller tersebut memenangkan Audience Award dan juga Grand Jury Prize di ajang Sundance Film Festival 2018.

Tidak hanya film dari Eropa saja yang berkesempatan dipertontonkan di EoS 2019 ini. Namun, film Indonesia juga. Tak bisa dipungkiri bahwa film Indonesia makin menunjukkan eksistensinya di industry perfilman dunia. Selain melakukan kolaborasi-kolaborasi dengan beberapa rumah produksi dunia, banyak juga rumah produksi Indonesia yang sedang melakukan remake film negara lain. Misalnya saja Korea Selatan.

Bukan tanpa alasan mengapa eksistensi film Indonesia di luar negeri sekarang diperhitungkan, karena sudah banyak film yang mampu bersaing dan muncul di beberapa festival film internasional termasuk yang dipertontonkan di EoS 2019 ini. Tentunya akan sangat membanggakan apabila film-film Indonesia bisa masuk ke festival yang mempunyai usia paling tua di Asia Tenggara ini.

Film Indonesia yang mendapatkan kesempatan ditayangkan di EoS 2019 adalah Arini (2018) dan juga The Gift (2018). Dua film itu memang sudah sering mendapatkan perhatian dari para penonton dan juga kritikus Indonesia karena keciamikannya.

Kemudian, sinema komedi asal Austria, What Have We Done to Deserve This? Bakal menjadi penutup rangkaian acaranya. Semua pemutaran film dan juga program EoS 2019 ini terbuka untuk umum dan juga gratis. Dengan begitu, diharapkan para pecinta film dunia yang sedang berada di 8 kota tersebut bisa ikut berpartisipasi di dalam festival itu. Dan diharapkan hubungan antara Eropa dan Indonesia makin erat.