Category Archives: Berita Bola

Evan Dimas Akankah Bergabung Ke Klub Jepang?

Nama Tim Indonesia, Evan Dimas Darmono, terbukti tidak hanya menjadi bursa transfer regional, melainkan banyak sekitar Asia yang menyorotnya dan membidiknya untuk bergabung. Dikabarkan baru-baru ini evan Dimas tengah dipantau oleh Klub Liga Jepang. Agen dari evan dimas, Mulyawan Munial, tak menutup kemungkinan jika kliennya akan melakukan transfer untuk menjajal bergabung dengan glub negeri sakura. Namun, belum diketahui jelas identitas tim dari klub Jepang tersebut. Evan Dimas tengah menjadi perbincangan publik setelah usai kontraknya bersama Selanggor FA.

Evan Dimas banjir tawaran

Tiga Klub telah memantau Evan dimas yang sedang berlaga di piala AFF tahun 2018. Banyak sekali tawaran yang berdatangan, namun Mulyawan Munial tidak membeberkan klub mana saja yang sedang mengincar Evan Dimas. Menurut penjelasan agennya ada tawaran dari dua klub Thailand dan satu lagi tawaran yang datang dari Malaysia.

Sebelumnya dikabarkan bahwa Evan Dimas memperoleh tawaran untuk bergabung ke Klub Thailand. Belum lama ini juga ada tawaran untuk bergabung ke Klub Jepang. Selain itu, menurut Mulyawan Munial pernah menuturkan bahwa Evan Dimas kemungkinan akan kembali ke klub Tanah air ataupun Klub Malaysia.

Kontrak Evan Dimas bersama Liga Super Malaysia, Selanggor diperkirakan akan habis pada bulan ini. Selama bersama selanggor evan membukukan 20 pertandingan dan mencetak gol sebanyak 3 kali. Evan dimas masih memikirkan dengan matang tawaran-tawaran yang ada. Sang agen Mulyawan munial menjelaskan bahwa Evan dimas tidak memutuskan akan bergabung dengan tim judi bola mana dalam waktu dekat ini. Mantan pemain Bhayangkara FC ini masih fokus untuk memperebutkan juara di piala AFF tahun 2018.

Evan dimas mempunyai peluang gabung ke klub Jepang

Mulyawan Munial menjelaskan untuk sementara ini pihak dari klub Jepang belum melakukan deal, masih tahap menanyakan saja. Beberapa Klub jepang sudah meminta kiriman video permainan eks pemain bhayangkara FC. Namun, pihak Klub Jepang masih mempertimbangkan untuk merekrut evan Dimas menjadi anggota dari timnya.

Meskipun tawaran yang datang dari Jepang berada di kasta kedua sudah tergolong klub yang bagus. Jika pada akhirnya ada klub dari Jepang dengan serius, Muly tidak mewajibkan klub peminat dari J-League 1 yang bisa disebut kasta tertinggi kompetisi bola negeri Sakura. Namun, Jepang belum serius, baru Thailand yang serius memberikan tawaran peluangnya.

Seperti yang dilansir di Bolasport.com Muly Munial mengatakan kemungkinan kalau kedudukan klub Jepang berada di kasta ke-2, sedangkan dari tawaran Thailand menduduki kasta tertinggi. Evan Dimas belum mengetahui agen yang menawarkan ke Muly. Evan Dimas mau-mau saja jika harus bergabung ke klub Jepang untuk meningkatkan kemampuannya.

Terbukti bukan hanya menjadi pemain regional, Evan dimas memiliki prestasi yang cukup gemilang hingga ia dibanjiri banyak tawaran dari negara tetangga. Evan Dimas banyak sekali menorehkan pencapaian di dunia sepak bola. Banyak yang memuji kehebatannya saat bermain bola. Hal inilah yang menarik minat negara lain untuk membidiknya untuk anggota klub.

Banyak negara di Asia Tenggara yang memantau dan membidik Evan Dimas bergabung menjadi salah satu anggota klubnya. Seperti yang sedang hangat diperbincangkan Malaysia, Thailand, dan Jepang  memberikan tawaran menarik ke pemaian timnas Indonesia tersebut. Namun saat ini Evan Dimas ingin fokus menjalani pertandingan untuk memperebutkan gelar juara di piala AFF tahun 2018.

Dikontrak Tiga Tahun, Unai Emery Resmi Latih Arsenal

Kepergian Arsene Wenger yang begitu memilukan usai 22 tahun jadi pelatih Arsenal memang meninggalkan lubang menganga cukup lebar. Namun The Gunners tak mau bersedih terlalu lama karena kompetisi sepakbola tetap berjalan. Ingin mengembalikan Arsenal ke dalam jajaran tim Premier League terbaik, Arsenal pun sudah menemukan pengganti Wenger. Dan sosok itu adalah Unai Emery.

 

Pria Spanyol berusia 46 tahun itu resmi sudah menjadi bos baru di Emirates Stadium pada Rabu (23/5) kemarin. Emery akan jadi pelatih Arsenal dengan durasi kontrak tiga tahun hingga 2012  nanti. Kabar ini dilansir London Evening Standard yang mendapat konfirmasi dari Ivan Gazidis selaku Chief Executive Arsenal. Kontrak tiga tahun ini dilakukan agar Emery bisa menyesuaikan diri dulu dengan atmosfir liga Inggris sebelum akhirnya bisa menyumbang trofi untuk Arsenal.

 

Gazidis sendiri menjelaskan bahwa seluruh direksi Arsenal memang mufakat memilih mantan pelatih Paris Saint-Germain (PSG) itu dibandingkan dua kandidat kuat lain yakni Mikel Arteta dan Julian Nagelsmann. Sebelumnya media sempat mengaitkan nama-nama seperti Luis Enrique, Carlo Ancelotti hingga Massimiliano Allegri sebagai pengganti Wenger.

 

Bicara soal Emery, pria kelahiran Hondarribia ini sudah mulai bermain sepakbola pada tahun 1990 sebagai gelandang Real Sociedad B. Dia pernah memperkuat Toledo, Racing Ferrol, Leganes dan Lorca Deportivo. Cedera lutut membuat Emery gantung sepatu pada 2005 dan mulai melatih Lorca. Klub besar pertama yang dilatih Emery adalah Sevilla pada 2013 di mana dirinya memberi tiga gelar juara Liga Eropa. Pada 2016, Emery pindah ke PSG dan memberikan trofi Piala Perancis dan treble Piala Domestik.

 

Hasrat Emery Bawa Arsenal ke Liga Champions

Pernah terpilih sebagai pelatih terbaik di Eropa untuk musim 2013/2014 jelas salah satu bukti kemampuan Emery. Namun di Arsenal, Emery sudah dinanti oleh sejumlah PR salah satunya adalah mengubah pola pikir para pemain Arsenal seperti salah satunya adalah Mesut Oezil supaya kemampuan agen bola terbaik mereka terlihat. Mantan gelandang Liverpool yakni Jamie Redknapp kepada Sky Sports menilai kalau Emery adalah pilihan bagus untuk mengubah motivasi pemain.

 

Redknapp pun menanti apakah racikan Emery bisa membuat Arsenal bermain dengan tempo tinggi sepert yang dia perlihatkan kala jadi pelatih Sevilla dan Valencia. Sebagai target awal, Emery tampaknya ingin membawa kembali Arsenal ke Liga Champions yang sudah dua tahun berturut-turut absen. Ingin mengembalikan Arsenal ke jajaran tim elit Eropa, Emery tak menampik kalau dia ingin mengejar Manchester City yang tampil superior di musim 2017/2018 ini.

 

Masuk Premier League, Emery Buruk Lawan Guardiola-Mourinho

Meskipun punya target tinggi, kabarnya Arsenal hanya akan memberikan dana belanja 50 juta poundsterling untuk Emery. Namun lepas dari itu, masuknya Emery ke Premier League akan membuatnya berjumpa dengan Pep Guardiola sang manajer City dan Jose Mourinho, pelatih Manchester United. Menilik sejarah, Emery punya rekor buruk kala berjumpa Guardiola ataupun Mourinho.

 

Yang unik, ketiga pelatih ini pernah saling berjumpa di La Liga Spanyol. Di mana dalam 15 kali pertandingan melawan tim Guardiola/Mourinho, Emery belum pernah sekalipun menang karena meraih lima kali seri dan sepuluh kali kalah. Kepada BBC, Emery mengaku tak ambil pusing soal catatan buruk itu. Karena baginya, apa yang terjadi di masa lalu adalah sebuah pengalaman berharga dan dirinya bangga bisa ada di Premier League.

 

Real Madrid Tetap Bakal Hormati Barcelona Meskipun Tak Ada Guard of Honour

Sergio Ramos, kapten Real Madrid, menegaskan tetap akan menghormati Barcelona walaupun nantinya mereka tak melakukan Guard of Honour di pertandingan bergengsi El Clasico. Barcelona sekarang ini ada di posisi puncak klasemen sementara dengan poin sebanyak 79. Pasalnya, poin yang mereka dapatkan unggul 11 buah poin atas Atletico Madrid yang berada di posisi kedua.

Apabila nanti Barcelona sukses mengamankan titel La Liga sesaat menjelang laga El Clasico, Zinidine Zidane, sang pelatih telah menegaskan bahwa Los Blancos tidak akan melakukan guard of honour.

Tak Akan Lakukan Guard of Honour

“Tak menampilkan guard of honour bukan berarti kami tak menghormati Barcelona. Saya sudah selalu mengatakan bahwa kami melakukan apa yang dikatakan pelatih pada kami,” ungkap Ramos dilansir dari CNN Indonesia.

Ramos juga menganggap guard of honour bukanlah sebuah hal yang pantas menjadi perdebatan berlarut-larut. Isu tersebut sudah mencuat semenjak beberapa bulan yang lalu. “Tentu saja public terlalu memberikan nilai pada guard of honour. Apabila bos kami berkata kalau kami tidak akan melakukannya, maka kami pun harus menghormati keputusan itu,” lanjut mantan pemain togel online terpercaya Sevilla tersebut.

Dengan kondisi perbedaan sebanyak 11 poin dengan Atletico Madrid, Blaugrana sendiri memiliki peluang memastikan gelar lebih cepat lagi, sebelum di pekan ke-36 yang menjadi jadwal El Clasico digelar. real Madrid dan Barcelona sekarang ini juga masih berjuang dan bersaing guna berburu trofi Liga Champions. Kedua jagoan asal Spanyol tersebut memiliki peluang yang besar bisa lolos ke babak semifinal seiring dengan keberhasilan mereka bisa menang di leg pertama babak perempat final pada ajang Liga Champions.

Barcelona sendiri menang atas AS Roma dengan skor 4-1 di Camp Nou, sementara Juventus bisa mencuri kemenangan 3-0 di kandang Juventus.

Masih Sakit Hati?

Real Madrid sendiri pasalnya memiliki suara bulat tentang pemberian Guard of Honour untuk Barcelona apabila telah resmi menyandang status juara di Liga Spanyol di laga El Clasico pada tanggal 6 Mei 2018 mendatang.

Sergio Ramos kembali lagi mengungkapkan bahwa timnya tidak akan memberikan guard of honour atau disebut juga pagar kehormatan meskipun tim besar, Barcelona, telah berstatus juara ketika kedua tim bertemu. sekali lagi ia menegaskan memang mereka tidak akan memberikan pagar penghormatan tersebut, bukan berarti tidak menghormati Barcelona sendiri/

Ia dan rekan-rekan satu timnya, menurut Ramos, hanya mengikuti perintah dari sang pelatih, Zinedine Zidane. Zidane memang sebelumnya sudah menyataka bahwa Real Madrid tak akan memberikan Guard of Honour atau pagar penghormatan pada pemain-pemain Barcelona. “Saya tak mengerti tentang Guard of Honour dan hal itu tidak akan terjadi pada laga nanti meskipun sekarang ini kita masih jauh dari akhir musim,” ungkap Zidane menegaskan sekali lagi.

Rupanya Zidane masih sakit hati dengan keputusan dari Barcelona yang merusak tradisi guard of honour pada tahun yang lalu. Barcelona memang saat itu menolak untuk memberian guard of honour untuk Real Madrid ketika kedua tim bertemu pada laga El Clasico di bulan Desember tahun lalu.

Padahal saat itu, jelas Real Madrid baru saja meraih gelar juara Piala Dunia Antarklub 2017. Ini lah yang disinyalir para pecinta sepak bola serta pengamat sepak bola tentang keputusan Real Madrid, khususnya Zinedine Zidane tentang tak akan memberikan guard of honour pada Barca.